Show simple item record

dc.contributor.advisorIlyas, Satrias
dc.contributor.advisorSudarsono
dc.contributor.authorSuryani, Neni
dc.date.accessioned2024-03-27T06:46:13Z
dc.date.available2024-03-27T06:46:13Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143928
dc.description.abstractPenelitian ini terdiri dari tiga percobaan. Percobaan pertama adalah metode inokulasi buah cabai merah yang bertujuan untuk mendapatkan lot-lot benih yang terinfeksi C. capsici yang akan dilihat pengaruhnya terhadap viabilitas dan vigor benih. Percobaan kedua adalah pengujian efektivitas fungisida terhadap pertumbuhan C. capsici yang bertujuan untuk mendapatkan level fungisida yang efektif untuk mengendalikan pertumbuhan C. capsici. Hasil percobaan pertama dan kedua digunakan untuk percobaan ketiga. Percobaan pertama menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor yaitu metode inokulasi yang terdiri dari delapan macam: inokulasi yaitu kontrol, belah ujung, belah pangkal, belah pangkal dan ujung, tusuk ujung, tusuk pangkal, tusuk tengah dan lima tusuk. Percobaan kedua menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor yaitu jenis dan konsentrasi fungisida yang terdiri dari 13 taraf yaitu kontrol, Antracol 0.04%, 0.1%, 0.2%., Benlate 0.02%,, 0.05%, 0.1%., Dithane 0.08%, 0.2%, 0.4%., Topsin 0.04%, 0.1%, 0.2%. Percobaan ketiga adalah perlakuan benih pada berbagai tingkat kontaminasi yang bertujuan untuk mendapatkan perlakuan benih yang efektif menurunkan tingkat kontaminasi C. capsici tanpa menurunkan viabilitas dan vigor benih. Percobaan ini menggunakan rancangan acak lengkap dua faktor. Faktor pertama adalah perlakuan benih yang terdiri dari empat taraf yaitu: kontrol, perlakuan fungisida, perlakuan matriconditioning, dan perlakuan matriconditioning plus fungisida. Faktor kedua adalah tingkat kontaminasi yang terdiri dari lima taraf yaitu: 2.5%, 12%, 23%, 38% dan 46%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode inokulasi C. capsici pada buah cabai merah varietas Hot Beauty memberikan pengaruh terhadap tingkat kontaminasi benih yang lihasilkan. Metode yang digunakan adalah tusuk tengah, belah pangkal dan ujung, belah pangkal, belah ujung, tusuk ujung, lima tusuk,..dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgronomyid
dc.subject.ddcChiliid
dc.titlepengaruh perlakuan matriconditioning plus fungisida pada benih cabai merah (Capsicumannuum L.) dengan berbagi tingkat kontaminasi Colletotrichum capsipi (Syd.)Butl. Et Bisby terhadap viabilitas dan vigor benihid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record