Pengelolaan pemanenan kakao (Theobroma Cacao L.) di kebun batu lawang PT Perkebunan Nusantara VIII, Jawa Barat
Abstract
Tujuan magang secara umum adalah untuk memperluas wawasan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam segi teknis budidaya dan kemampuan manajerial, mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi proses kerja yang nyata. Sedangkan tujuan khusus adalah mengetahui proses pelaksanaan panen di lapang, menemukan dan menganalisis permasalahan yang ada dalam kegiatan panen kakao.
Kegiatan magang ini dilaksanakan selama 4 bulan, dimulai pada bulan April 2000 sampai bulan Juli 2000 di Kebun Batulawang PT Perkebunan Nusantara VIII, Jawa Barat. Metode yang digunakan selama magang adalah mahasiswa ikut serta secara aktif dalam tiap kegiatan praktis yang dilakukan di lapang dan melakukan pengamatan langsung mengenai keadaan di lapang. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari hasil pengamatan, wawancara, diskusi dan data sekunder yang diperoleh dari telaah pustaka dan arsip kebun. Pengolahan data yang diperoleh menggunakan metode sederhana yaitu penjumlahan, rata-rata, prosentase, regresi dan uji korelasi untuk menganalisis masalah.
Perencanaan panen kakao meliputi taksasi produksi, kriteria panen, gilir panen dan sistem panen. Pelaksanaan taksasi produksi dilakukan berdasarkan produksi tahun sebelumnya, curah hujan dan kondisi tanaman secara umum tanpa mengambil sampel buah dari kebun. Tenaga kerja untuk pemanenan adalah karyawan harian lepas (KHL). Karyawan harian lepas bekerja dengan sistem borong, mendapatkan hanca tetap dengan upah berdasarkan biji kakao yang berhasil dikumpulkan tiap bulan. Untuk meningkatkan produksi, salah satu cara yang digunakan oleh sinder afdeling adalah dengan mempekerjakan karyawan harian tetap untuk melakukan pemanenan juga. Pengawasan panen dilakukan langsung oleh mandor dan anemer panen....

