| dc.contributor.author | Manurung, Amson | |
| dc.date.accessioned | 2010-05-07T01:18:50Z | |
| dc.date.available | 2010-05-07T01:18:50Z | |
| dc.date.issued | 2000 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/14387 | |
| dc.description.abstract | Krisis moneter (krismon) yang diikuti krisis ekonomi menyebabkan sektorsektor perekono~nian lainnya mengalami keterpurukan termasuk sektor pariwisata, hanya sektor pertanian yang mampu tumbuh sebesar 0,2%. Krisis yang tejadi yang diikuti krisis multi dimensi menyehabkan kunjungan wisatawan berkurang. Pada periode 1994-1996 Indonesia merupakan negara dengan tingkat pertumbuhan kunjungan wisatawan yang tertinggi di Asia Tenggara, namun tahun 1997 kunjungan wisatawan hanya 3% dan tahun 1998 turun menjadi -28%. Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis dampak krisis ekonomi terhadap kepariwisataan (2) mengetahui kondisi sosial ekonomi peke j a sektor formal maupun informal di daerah ohjek wisata, (3) mengetahui strategi yang digunakan oleh pekerja untuk bertahan hidup dalam menghadapi krisis ekonomi baik pekerja sektor formal maupun infonnai. | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Dampak Krisis Ekonorni dan Strategi Hidup Rumahtangga Pekerja Sektor Formal dan Informal Pariwisata (Kasus Pantai Pangandaran, Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Propinsi Jawa Barat) | id |