| dc.description.abstract | Pleurotus adalah jamur perusak kayu. Pada umumnya spesiesnya dapat dibudidayakan dengan mudah dan sederhana. Pleurotus hidup sebagai saprob. Serbuk gergaji, limbah pabrik kertas, daun teh, ampas tebu dapat digunakan sebagai substrat untuk pertumbuhannya. Metode yang lebih canggih dapat dilakukan dengan menggunakan kaleng atau botol sebagai tempat substrat. Mula-mula substrat ditem- patkan dalam kaleng atau botol kemudian disterilkan, selanjutnya diinokulasi dengan biakan murni Pleurotus (Quimio, 1986).
Spesies yang memiliki arti ekonomi yaitu Pleurotus ostreatus (Jacqu.: Fr.) Kumm., P. sajor-cayu (Fr) Sing., P. erygnia, P. cornucopiae (Paulet ex. Pers) Rolland, dan P. sapidus (Schulzer dan Kalchbr) Sacc. (Farr, 1983).
Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan ja- mur yang umum dibudidayakan karena rasanya enak. Di Indonesia, hanya sebagian masyarakat dapat memanfaatkannya sebagai sumber makanan tambahan karena harganya yang relatif mahal.
Pembentukan basidioma dipengaruhi oleh beberapa fak- tor yaitu suhu, cahaya, kelambaban, aerasi, dan kandungan air di dalam substrat…dst | id |