| dc.description.abstract | Pengusaha kecil menduduki posisi penting dalam perekonomian nasional baik secara ekonomis maupun secara sosiologis. Meskipun demikian banyak kendala yang menghambat perkembangan usaha kecil diantaranya adalah masalah permodalan. Melalui KUK pemerintah berupaya mengangkat taraf hidup para pengusaha kecil dan golongan ekonomi lemah.
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat yang mempunyai call name Bank Jabar mempunyai misi yang sejalan dengan upaya pemerintah. Melalui penyaluran kredit bagi para pengusaha kecil, Bank Jabar bermaksud memberikan kesempatan berkembang yang seluas-luasnya bagi pengusaha kecil. Propinsi Jawa Barat sendiri merupakan propinsi yang cukup potensial bagi pengembangan pengusaha kecil. Perkembangan perbankan yang cukup pesat di wilayah tersebut mengakibatkan persaingan merebut pasaran semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan misi Bank Jabar berkaitan dengan penyaluran KUK, mempelajari dan menganalisis kebijakan, prosedur dan mekanisme pelayanan dan penyaluran KUK Bank Jabar, serta langkah-langkah yang diambil Bank Jabar jika terjadi kredit bermasalah.
Kredit Usaha Kecil diberikan kepada pengusaha kecil sebagai modal kerja atau investasi. Kebijaksanaan Bank Jabar memberikan kredit usaha kecil untuk usaha produktif maupun untuk konsumsi. Sebelum kredit direalisasi, bank terlebih dahulu mengadakan analisis kredit dengan memperhatikan prinsip- prinsip pemberian kredit. Penyaluran kredit usaha kecil Bank Jabar dilayani oleh setiap cabang yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat.
Dari pengolahan data diketahui bahwa kredit yang disalurkan Bank Jabar berasal dari dana yang berhasil dihimpun oleh Bank Jabar. Dana pihak ketiga merupakan dana yang paling banyak terhimpun. Dari total kredit yang disalurkan maka kredit usaha kecil menduduki posisi paling atas diantara jenis- jenis kredit lainnya yang juga dilayani oleh Bank jabar. Pada tahun 1995, KUK yang disalurkan Bank Jabar mencapai 72% dari total kredit Bank Jabar…dst | id |