| dc.description.abstract | Total prodnksi perikanan kakap merah dari permran Utara lawn sebesar 11.566 ton dengan 40,43% dihasilkan dari perairan Utara lawn Tengah. Penangkapan ikan di permran Utara lawn bersifat terbuka (open access), yaitu nelayan atau perusahaan bebas untuk ikut serta l11elakukan usaha penangkapan ikan. Kondisi ini telah mendorong nelayan untuk l11enangkap ikan sebanyak-banyaknya sebelum didahului oleh nelayan lainnya. Penal11bahan upaya tangkap tersebut dikhawatirkan akan mel11pengaruhi kelil11pahan sUl11berdaya kakap merah di perairan Utara lawa. Untuk itu agar pemanfaatan dapat dilakukan seem'a l11engllntllngkan dan sumberdaya tetap lestari, perlu dilaksanakan pengelolaan slll11berdaya ikan dengan eara pengendalian intensitas penangkapan hingga l11eneapai tingkat pengusahaan yang seeara ekonomis mengllntungkan. Permasalahan pengelolaan sumberdaya ikan merupakan permasalahan yang komplek, meliputi banyak komponen yang' terlibat dan saling terkait Untuk mengatasi permasalahan yang komplek tersebut dapat didekati dengan menggunakan pendekatan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk dapat melakukan pemanfaatan sumberdaya kakap merah seeara optimum dengan l11emperhatikan faktor-faktor yang terkait dengan upaya pemanfaatan tersebllL Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 luli sampai I Agustus 2000 di PPI Bajomulyo, Kabllpaten Pati, lawn Tengah. Penelitian menggunakan metode pendekatan sistem. Pengumpulan data menggunakan metode survei, data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer meliputi alat tangkap, kapal, biaya operasi penangkapan, hasil tangkapan, lama operasi penangkapan, daerah penangkapan ikan dan sistem bagi hasil. Sedangkan data sekunder diantaranya hasil tangkapan (catch), upaya tangkap (effort), jumlah armada penangkapan diperoleh dari PPI Bajomulyo dan Dinas Perikanan Kabupaten Patio Analisis sistem dilakukan dengan (1) anal isis biologi, teknologi dan lingkungan, (2) analisis potensi, (3) analisis bio-ekonomi dan sosial, (4) analisis teknik dan (5) analisis pemasaran. Dalam melakukan kajian sistem, langkah pertama yang dilakukan adalah penyusunan kebutuhan pelaku yang terlibat dalam sistem. Pelaku-pelaku yang terdapat dalan1 sistem adalah nelayan, pedagang, konsumen, eksportir, Pemda, Dinas Perikanan, KUD/Bank dan PPJ. Keterkaitan diantara pelaku-pelaku dalam sistem dapat dilihat melalui diagram lingkar sebab akibat. Diagram input-output memberikan gambaran masukan, keluaran dan kontrol dari sistem penangkapan kakap merah. Tujuan yang akan dicapai dalam sistem dituangkan ke dalam output yang dikehendaki, sedangkan output yang tidak dikehendaki dapat dikendalikan dengan menerapkan manajemen yang tepat. | id |