Analisis bioekonomi model gordon-schaefer untuk pengusahaan sumberdaya ikan layang di perairan Utara Jawa
Abstract
Analisis bioekonomi model Gordon-Schaefer merupakan salah satu analisis untuk pengusahaan sumberdaya perikanan tangkap yang Pendekatan yang memadukan kekuatan ekonomi yang mempengaruhi industri penangkapan dan faktor biologi yang menentukan produksi dan suplay ikan. Analisis bioekonomi ditujukan untuk menentukan tingkat pengusahaan maksimum bagi pelaku perikanan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pengusahaan aktual dan menentukan tingkat optimum pengusahaan sumberdaya Ikan Layang di Perairan Utara Jawa berdasarkan aspek biologis dan ekonomis dengan menggunakan model bioekonomi Gordon-Schaefer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengusahaan sumberdaya Ikan Layang di perairan Utara Jawa dilihat dari hasil tangkapan aktual cenderung menurun, upaya penangkapan terus meningkat dan hasil tangkapan per upaya tangkapan cenderung mengalami penurunan. Pengusahaan Ikan Layang di Perairan Utara Jawa dari segi biologi telah mengalami biological overjishing. Penambahan input yang besar tidak dimbangi dengan hasil tangkapan yang meningkat. Sedangkan dari segi ekonomi telah mengalanli economical overjishing. ~atio input dan out put menj adi menurun menyebabkan pergeseran titik kesirrtbangan berada diantara kesimbangan maximum economic yield dan maximum sustanable yield. Rente ekonomi tertinggi dalam pengusahaan sumberdaya lkan Layang diperoleh pada kondisi maximum economic yield. Pengusahaan sumberdaya Ikan Layang di Perairan Utara Jawa yang optimal terjadi pada kondisi maximum economic yield. Kondisi economical overjishing dan biological overjishing dapat mengancam kelestarian sumberdaya Ikan Layang dan memperburuk kesejahteraan nelayan purse seine. Kontrol terhadap upaya tangkap, penentuan daerah penangkapan, jumlah produksi dan jumlah kapal sangat perIu diperhatikan. Sehingga nelayan kapal purse seine mendapatkan rente ekonomi yang optimum, efisien secara ekonomi dan kelestarian sumberdaya Ikan Layang di Perairan Utara Jawa tetap lestari.

