Show simple item record

dc.contributor.advisorKarnasastra, Cecep Ukman
dc.contributor.advisorSofyan, Kurnia
dc.contributor.authorNigia, Herry
dc.date.accessioned2024-03-22T02:25:27Z
dc.date.available2024-03-22T02:25:27Z
dc.date.issued1989
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142943
dc.description.abstractPohon pinus selain kayunya, getah yang sudah diolah sangat bermanfaat bagi industri. Endapan pada penyulingan getah disebut gondorukem, yang digunakan pada industri- industri seperti kulit, sabun cuci, cat dan lain-lain, sedangkan destilat dari penyulingan getah tersebut dikenal dengan пата minyak terpentin. Minyak terpentin ini bermanfaat sebagai bahan baku industri-industri seperti: ramuan semir, sepatu, pelarut organik, vernis dan lain- lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi stimulansia, ketinggian koakan dan kombinasinya terhadap getah produksi Finus merkusii. Metoda penelitian menggunakan rancangan faktorial 3 x 3 yang terdiri dari ketinggian koakan 3 (tiga) tingkat (10 em, 60 cm dan 120 cm) dan faktor stimulansia 3 (tiga) tingkat (0%, 15% dan 25%) dengan 10 (sepuluh) kali ulangan. Satuan contoh dalam percobaan ini adalah individu pohon, dengan 10 kali ulangan. Pemungutan getah untuk masing-masing pohon dilakukan 5 (lima) kali.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest productid
dc.titlePengaruh ketinggian koakan dan stimulansia terhadap produksi getah Pinus merkusii Jungh et de Vrieseid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordpinusid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record