| dc.description.abstract | Pohon pinus selain kayunya, getah yang sudah diolah sangat bermanfaat bagi industri. Endapan pada penyulingan getah disebut gondorukem, yang digunakan pada industri- industri seperti kulit, sabun cuci, cat dan lain-lain, sedangkan destilat dari penyulingan getah tersebut dikenal dengan пата minyak terpentin. Minyak terpentin ini bermanfaat sebagai bahan baku industri-industri seperti: ramuan semir, sepatu, pelarut organik, vernis dan lain- lain.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi stimulansia, ketinggian koakan dan kombinasinya terhadap getah produksi Finus merkusii.
Metoda penelitian menggunakan rancangan faktorial 3 x 3 yang terdiri dari ketinggian koakan 3 (tiga) tingkat (10 em, 60 cm dan 120 cm) dan faktor stimulansia 3 (tiga) tingkat (0%, 15% dan 25%) dengan 10 (sepuluh) kali ulangan. Satuan contoh dalam percobaan ini adalah individu pohon, dengan 10 kali ulangan. Pemungutan getah untuk masing-masing pohon dilakukan 5 (lima) kali. | id |