IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemeliharaan rumput golf di Nirwana Bali Golf Club, kabupaten Tabanan, Bali

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (60.47Mb)
      Date
      2001
      Author
      Cindy, Titook Arya
      Fatimah, Indung Sitti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mempelajari pemeliharaan rumput golf di lapang dan membantu memecahkan masalah mengenai pemeliharaan rumput golf di Nirwana Bali Golf Club (NBGC). Rumput golf yang dibudidayakan adalah rumput Bermuda varietas Tifdwarf yang merupakan persilangan antara Common Bermuda (Cynodon dactylon) dan African Bermuda (Cynodon transvaalensis). Pemeliharaan rumput golf dibagi menjadi pemeliharaan primer dan sekunder. Pemeliharaan primer atau dasar terdiri dari pemangkasan, irigasi dan pemupukan sedangkan pemeliharaan sekunder atau pemeliharaan tambahan mencakup kegiatan renovasi lapangan golf, irigasi, pengendalian gulma, hama dan penyakit serta berbagai kegiatan lainnya yang dilakukan di luar pemeliharaan primer. Kegiatan renovasi lapangan golf antara lain: coring, vertidraining, deep slicing, spiking, verticutting dan vertigrooming. Dua hal yang menjadi masalah pada turf lapangan golf yaitu terjadinya pemadatan dan akumulasi thatch. Setiap area permainan memiliki tingkat pemadatan yang berbeda-beda dalam selang waktu yang sama. Green merupakan area dimana terjadi tingkat pemadatan yang paling tinggi kemudian diikuti tee box, fairway dan rough. Sebagian besar green NBGC umumnya berada dalam kondisi prima. Pemangkasan di green dilakukan lebih pendek dari yang disarankan para ahli. Grain tidak dijumpai di green sehingga juga tidak pernah ditemui scalping. Masalah yang terjadi di beberapa bagian green disebabkan area tersebut terkena naungan. Masalah ini bisa dilakukan dengan prunning bagian pohon yang menutup green. Masalah naungan juga terjadi di beberapa bagian rough. Rumput rough yang rusak karena naungan dapat diganti dengan rumput yang lebih tahan naungan. Masalah yang paling nyata terlihat di tee box adalah divot. Masalah lainnya seperti triplex ring syndrom. Divot diatasi dengan divot mix. Pemeliharaan green dianjurkan memakai stimpmeter sebagai standar pemeliharaan di green. Rumput terutama di fairway dan rough berwarna kurang ..dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142821
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7636]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository