Show simple item record

dc.contributor.advisorSuparto, Rahardjo S.
dc.contributor.advisorMatangaran, Juang Rata
dc.contributor.authorHendrayus
dc.date.accessioned2024-03-21T02:44:14Z
dc.date.available2024-03-21T02:44:14Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142722
dc.description.abstractHutan Agathis di Indonesia merupakan salah satu sumberdaya alam yang berpotensi. Selain kayunya, getahnya (kopal) juga dapat dimanfaatkan. Kopal banyak digunakan dalam berbagai keperluan industri, antara lain industri cat, vernis, tekstil, perekat dan piringan hitam. Mengingat begitu pentingnya kopal sebagai bahan baku industri tersebut, maka perlu dikembangkan cara penyadapan yang lebih baik sehingga dihasilkan produksi kopal yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh konsentrasi asam sulfat, interval waktu pembaharuan luka sadap yang paling baik dan kombinasinya terhadap peningkatan produksi kopal. Penelitian ini dilakukan di BKPH Gede Barat RPH Pasir Hantap KPH Sukabumi Perum hutani Unit III Jawa Barat.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest productid
dc.titlePengaruh konsentrasi asam sulfat dan interval waktu pembaharuan luka sadap terhadap produksi kopalid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordkopalid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record