Show simple item record

dc.contributor.advisorSofyan, Kurnia
dc.contributor.advisorWahyudi, Imam
dc.contributor.authorNurhasnih
dc.date.accessioned2024-03-21T02:24:02Z
dc.date.available2024-03-21T02:24:02Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142709
dc.description.abstractKebutuhan kertas di dunia secara umum dan khususnya di Indonesia meningkat sejalan dengan bertambahnya penduduk dan perkembangan teknologi. Usaha peningkatan produksi kertas sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku yang dianta- ranya adalah kayu. Meskipun kayu memiliki beberapa kelebih- an, namun tidak semua jenis dapat menghasilkan kualitas pulp sebagaimana yang diharapkan. Selain harus dalam jumlah yang cukup dan berkesinambungan, kayu juga dituntut memiliki kualitas yang memenuhi persyaratan sebagai bahan baku pulp dan kertas. Sebagai produk alam, kayu merupakan habitat dan sumber makanan bagi jamur atau beberapa organisme perusak kayu. Kayu yang terserang jamur atau organisme perusak lambat laun akan lapuk, sehingga baik rendemen mapun kualitas pulp yang dihasilkan akan menurun. Penelitian ini dilakukan di PT. Kertas Bekasi Teguh dan merupakan salah satu upaya penanganan bahan baku berupa kayu yang karena adanya proses penyimpanan mengakibatkan adanya variasi tingkat kelapukan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest productid
dc.titleHubungan tingkat kelarutan kayu Jeunjing (Paraserianthes falcataria (L) Niel.) dalam larutan NaOH 1 persen dengan kualitas pulp semi kimiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordSwietenia macrophylla King.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record