Pengaruh naungan dan media tanam terhadap perkecambahan benih dukuh (Lansium domesticum correa)
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh naungan dan media tanam terbaik bagi perkecambahan benih duku. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Laboratorium Tanah, Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor pada bulan Februari dan berakhir pada bulan April 2001.
Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (Split Plot Design) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama sebagai petak utama adalah perlakuan naungan yang terdiri dari tiga taraf yaitu: 0% (NO), 75% (N1) dan 55% (N2). Faktor kedua sebagai anak petak adalah jenis media tanam yang terdiri dari tiga taraf yaitu: media campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan 2:2:1 (v/v) (M1), zeolit (M2) dan pasir (M3). Semua kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Pengamatan dilakukan terhadap parameter Viabilitas Total, Viabilitas Potensial dan Vigor Kekuatan Tumbuh, dengan tolok ukur potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah dan kecepatan tumbuh benih.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan naungan tidak berpengaruh nyata terhadap semua tolok ukur yang diamati. Jenis media tanam berpengaruh nyata terhadap daya berkecambah dan kecepatan tumbuh tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap potensi tumbuh maksimum. Interaksi antara perlakuan naungan dan jenis media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap semua tolok ukur yang diamati.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media zeolit dan pasir cukup baik digunakan sebagai media pengujian viabilitas dan vigor benih duku dibandingkan dengan media campuran. Perlakuan naungan belum dapat menunjukkan pengaruhnya terhadap perkecambahan benih duku. Hal ini menunjukkan bahwa selama fase perkecambahan benih duku tidak dipengaruhi oleh cahaya. Cahaya mulai berpengaruh pada fase bibit atau setelah fase kecambah…dst

