Pengelolaan tanaman karet (Hevea Brasiliensis Muell Arg.) dengan aspek khusus penyadapan di kebun Kedaton PT Perkebunan Nusantara VII (PERSERO) Lampung Selatan Lampung
Abstract
Tanaman Karet (Hevea brasiliensis, Muell Arg.) sudah lama dikenal dan diusahakan oleh masyarakat luas dan menempati posisi yang sangat penting dalam menunjang perekonomian negara di bidang non migas dan banyak melibatkan rakyat dalam pengusahaannya. Luas areal tanaman karet di Indonesia yaitu 3 344 656 ha dan produksi sebesar 1 548 609 ton (26%) dari total produksi karet dunia menuntut semua pihak untuk selalu meningkatkan produktivitasnya. Dalam usaha peningkatan produktivitas tersebut, perbaikan teknik penyadapan (waktu dan kedalaman sadap) merupakan hal yang sangat penting untuk diterapkan.
Kegiatan magang ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghayati dan memahami proses kerja yang nyata dan mengkaji lebih dalam suatu aspek khusus serta mampu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi di lapangan.
Kegiatan magang dilaksanakan di kebun Kedaton, PT Perkebunan Nusantara VII Lampung Selatan selama empat bulan kerja efektif. dimulai dari tanggal 1 Maret sampai 1 Juli 2000.
Pengelolaan tanaman karet yang terdiri dari beberapa kegiatan seperti okulasi, pemeliharaan bibit polybag, pemeliharaan TBM dan TM serta penyadapan merupakan suatu rangkaian teknis lapangan yang terkait satu sama lain dan sangat menentukan umur ekonomis tanaman tersebut. Pelaksanaan keseluruhan kegiatan tersebut sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan produktivitas tanaman karet, oleh sebab itu perlu dilakukan dengan sebaik mungkin.
Aspek khusus yang diamati adalah pada waktu sadap dan kedalaman sadap. Pengamatan terhadap waktu sadap dan kedalaman sadap dilakukan pada afdeling II tanaman tahun 1993 klon Tanjung Morawa-2 (TM-2). Pengamatan tersebut dilakukan terhadap 5 orang ..dst

