Show simple item record

dc.contributor.advisorGunarso, Wisnu
dc.contributor.advisorMonintja, Daniek R.
dc.contributor.authorFachrudin, Muhamad Ridwan
dc.date.accessioned2024-03-20T02:46:39Z
dc.date.available2024-03-20T02:46:39Z
dc.date.issued1989
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142525
dc.description.abstractPenelitian ini merupakan studi kasus terhadap hasil tangkapan ikan terbang dengan jaring insang hanyut. Penelitian ini dilakukan di pantai timur Pulau Selayar, Kabupaten Dati II Selayar, Sulawesi Selatan dari bulan Pebruari hingga Maret 1989. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hasil tangkapan ikan terbang dengan jaring insang hanyut menurut hari bulan. Data yang dianalisa merupakan hasil tangkapan 5 unit jaring insang hanyut selama 1 bulan. Jaring insang hanyut yang digunakan memiliki tinggi 150-200 cm dan panjang 12-16 piece. Jaring terbuat dari bahan nilon no. 3 dengan mesh size 1-1½ inci. Dimensi utama perahu L x B x D5 x 1 x 0,75 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ikan terbang yang tertangkap pada minggu I adalah 336, 14 ekor/ malam unit alat tangkap, pada minggu II 375,88 ekor malam unit alat tangkap, pada minggu III 362,21 ekor malam unit alat tangkap dan pada minggu IV 320,07 ekor malam unit alat tangkap. Sedangkan pada minggu-minggu bulan terang (minggu II + minggu III) dan minggu-minggu bulan gelap (minggu I + minggu IV) masing-masing 369,05 ekor malam/ unit alat tangkap dan 328,12 ekor malam unit alat tangkap. Berdasarkan ujit terhadap hasil tangkapan antara minggu I dengan minggu III, minggu I dengan minggu IV serta antara minggu-minggu bulan terang (minggu II + minggu III) de- ngan minggu-minggu bulan gelap (minggu I + minggu IV), masing-masing tidak berbeda nyata. Berdasarkan uji-jumlah- pangkat Wilcoxon terhadap hasil tangkapan antara minggu II dengan minggu I, minggu II dengan minggu III, minggu II dengan minggu IV, masing-masing tidak berbeda nyata. Meskipun pengaruh hari, bulan tidak terlihat secara nyata namun diduga bahwa hasil tangkapan minggu-minggu bu- lan terang (minggu II + minggu III) relatif lebih banyak dibandingkan dengan hasil tangkapan minggu-minggu bulan gelap (minggu I + minggu IV). Diduga bahwa kebiasaan hidup ikan terbang yang selalu berada di lapisan permukaan air, sifat fototaxis positif dari ikan terbang, adanya pemangsa serta kondisi cuaca di daerah penangkapan kemungkinan mempengaruhi fluktua- si hasil tangkapan…id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSuatu Studi Tentang Hasil Tangkapan Ikan Terbang Dengan Jaringan Insang Hanyut Menurut Hari Bulan Di Pantai Timur Pulau Selayarid
dc.titleSuatu Studi Tentang Hasil Tangkapan Ikan Terbang Dengan Jaringan Insang Hanyut Menurut Hari Bulan Di Pantai Timur Pulau Selayarid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record