Show simple item record

dc.contributor.advisorSugema, Imam
dc.contributor.authorHartomo, Jogi
dc.date.accessioned2024-03-19T04:58:52Z
dc.date.available2024-03-19T04:58:52Z
dc.date.issued1996
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142362
dc.description.abstractAdanya bursa komoditi, akan memberikan implikasi bagi Indonesia untuk tidak lagi menjadi pengikut pasar dari komoditas primernya, melainkan dapat membuat panutan, terutama harga pasar bagi dunia. Hal ini didukung oleh kondisi Indonesia sebagai penghasil komoditas primer yang saat ini diperdagangkan di berbagai bursa berjangka di luar negeri, seperti tembakau, kopi, crude palm oil (CPO), dan kakao. Melihat manfaat dan kesempatan yang dapat diperoleh, maka pemerintah melalui Badan Pengelola Bursa Komoditi Indonesia (BAPEBTI) memastikan bahwa bursa berjangka akan dioperasionalkan di Indonesia awal 1998. Bagi para pelaku perdagangan (investor), rencana ini disambut dengan mempersiapkan diri dalam kemampuan analisa dagang (trading), baik teknikal maupun fundamental. Paduan analisa secara fundamental dan teknikal yang tepat akan memberikan hasil yang mendekati kenyataan yang terjadi. Keberhasilan transaksi dagang akan mendatangkan keuntungan yang tentunya menjadi faktor pendorong investor untuk melakukan transaksi lebih lanjut. Analisa fundamental dapat dipelajari dengan memahami pengaruh faktor-faktor pembetuk penawaran dan permintaan secara benar. Analisa teknikal dilakukan dengan menggunakan berbagai alat analisa yang tersedia. Pada kenyataannya masing-masing alat memberikan ketepatan analisa yang berbeda. Sehingga, belum tentu suatu investasi selalu menguntungkan...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultural Economicsid
dc.subject.ddcAgricultural financingid
dc.titleAplikasi paket program metastock propesional versi 3.0 di bursa komoditiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record