| dc.description.abstract | Pecobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik dan intensitas naungan terhadap pertumbuhan bibit kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex Froehner). Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian IPB Cikabayan, Darmaga pada bulan Juli 2000 - Januari 2001. Lokasi percobaan berada pada ketinggian 250 m di atas permukaan laut.
Percobaan ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu intensitas naungan sebagai petak utama yang terdiri atas 25% (N1), 50% (N2), 75% (N3) dan 100% (N4) naungan. Faktor kedua yaitu pupuk organik yang terdiri atas: 4 g EMAS + ½ dosis pupuk anorganik (d.p.a) (P1), 4 ml EM 4 + 1½ d.p.a (P2), 4 g OST + ½ d.p.a (P3), 20 ml Soils Plus+ ½ d.p.a (P4) dan satu dosis pupuk anorganik (Ps). Seluruhnya ada 20 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 60 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas lima tanaman sehingga keseluruhannya terdapat 300 tanaman.
Untuk uraian selanjutnya perlakuan 4 g EMAS + ½ d.p.a (P1), 4 ml EM 4+ ½ d.p.a (P2), 4 g OST + ½ d.p.a (P3) dan 20 ml Soils Plus + ½ d.p.a (P4) hanya disebutkan pupuk organiknya saja, yaitu: EMAS, EM 4, OST dan Soils Plus.
Bibit kopi yang digunakan adalah bibit kopi Robusta varietas BP 42 x BP 358 yang berumur ± 7 bulan yang ditanam dalam polybag berukuran 40 cm x 30 em dengan menggunakan tanah lapisan atas (top soil). Naungan dibuat dari bambu yang dibelah-belah dengan ukuran 200 cm x 3 cm, diatur sesuai dengan kerapatan tiap-tiap intensitas dengan ukuran petak naungan 2 m x 2 rm. Jarak antar petak dalam ulangan 1.5 m dan jarak petak antar ulangan 2 m. Tinggi atap naungan ± 1.5 m. Setiap naungan dilapisi plastik transparan untuk menghindari ..dst | id |