Show simple item record

dc.contributor.advisorHartoyo, Sri
dc.contributor.authorSugianto, Nurhajati
dc.date.accessioned2024-03-18T02:52:43Z
dc.date.available2024-03-18T02:52:43Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142056
dc.description.abstractData yang digunakan berasal dari 'ESCAP Regional Coordination Centre for Research and Development of Coarse Grains, Pulses, Roots, and Tuber Crops in the Humid Tropic ofr Asia and the Pacific (ESCAP CGPRT CENTRE)' di bawah "Soybean Yield Gap Analysis Project (SYGAP)". Data tersebut merupakan hasil pengamatan lapang dengan metoda survei yang telah dilakukan di Wonogiri dan Jombang pada musim tanam 1989/90 dan 1990. Petani sampel berjumlah 79 di Wonogiri dan 173 di Jombang. Pendidikan akan mempunyai pengaruh positif terhadap produktivitas petani hanya apabila ada ketidakseimbangan, atau kebutuhan untuk belajar dan beradaptasi ke kesempatan-kesempatan baru. Ketidakseimbangan dapat berasal dari perubahan teknologi yang cepat, perubahan kondisi pasar, serta kerugian-kerugian yang akan terjadi akibat ketidaktahuan (ketidakpastian). Pendidikan formal dapat memberi pengaruh terhadap efisiensi teknis dan efisiensi alokatif. Dengan metoda estimasi persamaan kuadrat terkecil, pengaruh pendidikan terhadap efisiensi teknis akan dilihat dari koefisien regresi dari pendidikan, dimana variabel pendidikan merupakan pangkat dari nilai dasar logaritma dalam model Cobb-Douglas. Sedangkan pengaruh alokatif...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis pengaruh pendidikan formal terhadap produksi pertanian : Studi kasus produksi kedelai di Wonogiri dan Jombangid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record