| dc.description.abstract | Tulisan ini berisi tentang pembinaan yang telah dilakukan Kantor Departemen Tenaga Kerja Bogor bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja, Kursus Latihan Kerja dan Pemerintah Daerah setempat, serta evaluasi terhadap hasil pembinaan tersebut. Pendekatan yang dilakukan adalah melalui studi kasus di Kecamatan Parung dan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Rendahnya kualitas tenaga kerja menyulitkan mereka untuk memasuki pasaran kerja (lapangan kerja formal); sehingga mereka beralih ke lapangan kerja informal. Hal ini menyebabkan gejala formal-informal menjadi karakteristik kegiatan ekonomi negara sedang berkembang, dimana sektor informal mendominasi hampir seluruh bidang jasa.
Sektor informal memegang peranan yang cukup penting dalam menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan, khususnya bagi golongan ekonomi lemah. Selain itu peranannya secara tidak langsung terlihat dalam mendukung kegiatan sektor formal dan mengamankan (stabilisasi) perekonomian Indonesia.
Namun demikian dalam pengembangannya sektor ini mengalami permasalahan dari segi keterampilan, modal dan pemasaran. Oleh karena itu salah satu cara yang diambil pemerintah adalah dengan melakukan pembinaan secara terpadu yang melibatkan berbagai instansi/lembaga baik di pusat maupun di daerah, dimana pembinaan terhadap aspek keterampilan di- tugaskan kepada Departemen Tenaga Kerja. Sedangkan dalam pelaksanaannya di daerah-daerah dilakukan oleh Kandepnaker bekerja sama dengan BLK, KLK dan Pemda setempat. | id |