Show simple item record

dc.contributor.advisorWatimena, G.A
dc.contributor.authorOen, Rustiyan
dc.date.accessioned2024-03-15T06:34:14Z
dc.date.available2024-03-15T06:34:14Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141945
dc.description.abstractPerkembangan produksi hortikultura selama tahun 1973 hingga 1980 menunjukkan penurunan. Jumlah import dari berbagai jenis produk hortikultura maupun benihnya menunjukkan tendensi yang terus meningkat, dilain pihak jumlah eksportnya terus menurun. Produksi sayuran tahun 1973 1980 di Indonesia dilampirkan pada Lampiran 1. Berdasarkan hasil SUSENAS 1976, ternyata bahwa konsumsi per kapita per tahun untuk 20 jenis sayuran adalah 39.93 kg, sedangkan menurut Widyakarya Pangan dan Gizi 1978 untuk memenuhi kebutuhan gizi rata-rata orang Indonesia diperlukan 65.70 kg sayuran. Hal ini berarti bahwa tingkat konsumsi sayuran di Indonesia rata-rata tahun 1978 baru memenuhi 68% dari kebutuhan. Oleh karena itu, dengan tetap mempertahankan laju peningkatan produksi tanaman sumber karbohidrat, pemerintah akan lebih memperhatikan produksi hortikultura sebagai sumber vitamin dan mineral.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPenelitian dan Pengembangan Budidaya Tanaman Kubis (Brassica oleracea L. var. capitata) di Balai Penelitian Holtikultura Lembangid
dc.titlePenelitian dan Pengembangan Budidaya Tanaman Kubis (Brassica oleracea L. var. capitata) di Balai Penelitian Holtikultura Lembangid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record