Show simple item record

dc.contributor.advisorChazin, Muhamad hmad
dc.contributor.authorSalam
dc.date.accessioned2024-03-15T05:06:28Z
dc.date.available2024-03-15T05:06:28Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141928
dc.description.abstractTanaman cengkeh (Eugenia caryophillata (Sprengel) Bul- lock et Harisson) termasuk famili Myrtaceae dari genus Eugenia. Tanaman ini dapat mencapai umur 100 tahun lebih dengan tinggi tajuk mencapai 20 m sampai 30 m (Hadiwidjaja, 1980). Sejak abad ke tiga sebelum Masehi, tanaman cengkeh sudah dimanfaatkan manusia, terutama untuk diambil bunganya. Bunga cengkeh mempunyai kegunaan yang banyak sekali, satu diantaranya adalah untuk bahan ramuan rokok kretek (Hadiwidjaja, 1980). Dan sejak rokok kretek beralih dari pembungkus klobot menjadi pembungkus kertas, penggunaan cengkeh di Indonesia yang paling banyak adalah untuk bahan ramuan dalam pembuatan rokok kretek (Hadiwidjaja, 1954). Menurut Bintoro dan Iskandar (1976) selain bunganya, bagian lain dari tanaman cengkeh juga dapat dimanfaatkan. Tangkai bunga yang turut terpetik, setelah dikeringkan dapat digunakan untuk campuran ramuan rokok kretek; kulit buah, setelah dikeringkan dapat digunakan untuk ramuan obat- obatan; daun cengkeh yang gugur dapat disuling untuk diambil minyaknya atau dikeringkan untuk campuran ramuan rokok kretek kualitas rendah; kayu cengkeh yang besar dapat digunakan untuk papan sebagai bahan pembuatan peti yang berbau harum dan tahan terhadap serangan serangga; pohon cengkeh dapat dijadikan tanaman hias karena bentuk tajuk dan warna daunnya yang indah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcMasalah gulma pada pengolahan perkebunan cengkeh di pasirmadang bogor jawa baratid
dc.titleMasalah gulma pada pengolahan perkebunan cengkeh di pasirmadang bogor jawa baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record