| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemberian dan konsentrasi zat pengatur tumbuh Triakontanol terhadap keserempakan pematangan polong dan viabilitas benih wijen.
Benih wijen yang digunakan adalah varietas TSI 4B. Rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial. Faktor perlakuan ada dua yaitu: (1) waktu pemberian Triakontanol terdiri dari 4 taraf, yaitu: 42 HST, 49 HST, 56 HST, 63 HST; (2) konsentrasi Triakontanol terdiri dari 4 taraf: 0 ppm, 0.5 ppm, 1.0 ppm, 1.5 ppm.
Waktu pemberian Triakontanol mempengaruhi parameter keserempakan pematangan polong yang diamati dengan tolok ukur umur keserempakan pematangan polong dan persentase benih hampa. Interaksi kedua perlakuan hanya berpengaruh terhadap umur keserempakan pematangan polong dan % polong kuning saat tanaman berumur 91 HST.
Waktu pemberian Triakontanol mempengaruhi viabilitas potensial benih wijen pada tolok ukur bobot kering kecambah normal. Konsentrasi Triakontanol yang dicobakan telah mampu mempengaruhi viabilitas potensial benih wijen yaitu dengan tolok ukur daya berkecambah dan vigor ke- kuatan tumbuh dengan tolok ukur kecepatan tumbuh serta vigor daya simpan dengan tolok ukur keserempakan tumbuh. Pengaruh konsentrasi memberikan penduga respon kubik de- ngan nilai tertinggi pada perlakuan 1.0 ppm untuk tolok ukur daya berkecambah dan mempunyai nilai 93.88%, sedang- kan untuk bobot kering kecambah normal, kecepatan tumbuh dan keserempakan tumbuh memberikan respon kuadratik dengan nilai maksimum pada perlakuan 1.0 ppm, masing-masing untuk ketiga tolok ukur tersebut berturut-turut nilainya 1.73 g/kecambah, 30.00 %/hari dan 40.04%. | id |