Show simple item record

dc.contributor.advisorSayogyo
dc.contributor.authorNindyantoro
dc.date.accessioned2024-03-14T06:53:47Z
dc.date.available2024-03-14T06:53:47Z
dc.date.issued1985
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141822
dc.description.abstractTujuan umum praktek lapang ialah menambah kepekaan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai masyarakat nelayan, secara khusus untuk mengamati masalah hubungan di dalam masyarakat, nafkah keluarga dan nafkah di musim paceklik, serta tanggapan nelayan terhadap modernisasi perikanan laut. Hasil pengamatan praktek lapang itu dilengkapi dengan data penelitian lain dan dibanding dengan kasus masyarakat nelayan Kelantan, Malaysia karya Firth (1940). Metodologi praktek lapang berupa pengamatan yang dilakukan terhadap sejumlah masalah yang ditelusuri secara mendalam. Data dan informasi diperoleh dari pengamatan langsung dan wawancara dengan kasus dan informan. Di daerah kasus Kelantan maupun Labuan, penduduk desa nelayan terdiri dari beragam asal. Di desa nelayan di Kelantan penduduk sebagian besar berasal dari daerah pedalaman sedangkan di Labuan sebagian besar dari desa-desa nelayan di pantai Utara Jawa dan Sulawesi Selatan. Di kedua kasus, beroperasi di daerah lain pada saat musim paceklik merupakan hal yang lazim.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengamatan terhadap Nafkah Berganda Dan Kelembagaan Pada masyarkat Nelayan$bStudi Kasus Masyarakat Nelayan Labuan, Pandeglang Jawa Baratid
dc.titlePengamatan terhadap Nafkah Berganda Dan Kelembagaan Pada masyarkat Nelayan : Studi Kasus Masyarakat Nelayan Labuan, Pandeglang Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record