| dc.description.abstract | Karya Ilmiah ini bertujuan menerapkan Model Logit untuk menganalisis beberapa faktor yang berpengaruh terhadap jumlah anak. Data yang diamati dalam penelitian ini bersifat data kategori dan disajikan dalam tabel klasifi- kasi silang (kontingensi) multiarah (lebih dari 2 peubah). Untuk menganalisis hubungan antar peubah-peubah dalam tabel kontingensi multiarah digunakan Model Loglinear. Karena peubah-peubah yang diamati terdiri atas peubah respon dan penjelas, maka Model Loglinear yang diperoleh dimodifikasi menjadi Model Logit untuk melihat pengaruh peubah penjelas terhadap peubah respon.
Obyek penelitian ini adalah wanita umur 15-49 tahun. (usia subur) yang berstatus kawin 1 kali di Jawa Timur. Peubah-peubah yang diamati adalah Jumlah Anak (peubah respon) dan Lama Kawin, Pendidikan, Pemakaian Alat/Cara KB (Kontrasepsi) masing-masing sebagai peubah penjelas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang berpendidikan lebih tinggi akan cenderung mempunyai anak lebih sedikit dibandingkan dengan wanita yang berpendidikan lebih rendah. Pada wanita berpendidikan paling tinggi SD, yang pernah memakai alat/cara KB cenderung mempunyai anak lebih sedikit dibandingkan dengan yang tidak pernah memakai. Hal serupa juga ditemukan pada wanita yang berpendidikan ≥ SMTP dengan lama kawin 5-9 tahun. Tetapi pada wanita berpendidikan 2 SMTP yang telah kawin ≥ 10 tahun, justru yang pernah memakai alat/cara KB cenderung mempunyai anak lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak pernah memakai.
Untuk memperoleh hasil analisis yang lebih mendalam, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan memasukkan/mempertimbangkan faktor-faktor yang lain, misalnya lamanya pemakaian kontrasepsi, umur per- kawinan pertama, status pekerjaan, daerah tempat tinggal dan lain sebagainya… | id |