Show simple item record

dc.contributor.advisorRumawas, Fred
dc.contributor.authorRooslyndiani
dc.date.accessioned2024-03-14T03:39:01Z
dc.date.available2024-03-14T03:39:01Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141760
dc.description.abstractTujuan percobaan ini ialah mengetahui pengaruh sisa pengapuran dan pengaruh kedalaman penempatan kapur giling terhadap pertumbuhan dan produksi jagung varietas H-6 pada latosol Darmaga. Perlakuan meliputi tingkat pengapuran dan kedalaman penempatan kapur. Kapur giling dengan kehalusan 60 mesh diberikan dalam lima taraf yaitu 0, 1, 2, 4 dan 8 ton/ha, ditempatkan sampai kedalaman tanah 15 cm dan 30 cm. Pemberian kapur ini dilakukan setahun sebelum percobaan dan tanah pernah ditanami jagung selama satu musim. Pengaruh sisa pengapuran pada tahun ke dua masih sanggup meningkatkan kandungan Ca dan pH tanah, serta menurunkan kandungan Alda. Produksi yang lebih tinggi cenderung diperoleh pada kedalaman penempatan kapur 30 cm di- bandingkan dengan kedalaman 15 cm. Pengaruh sisa penga- puran berbeda sangat nyata terhadap pertumbuhan vegetatif, produksi dan komponen produksi. Pengapuran pada latosol Darmaga mempercepat saat berbunga, meningkatkan tinggi tongkol dan tinggi tanaman serta meningkatkan produksi jagung secara nyata. Meskipun dosis kapur tertinggi memberi hasil yang terbaik, namun pengapuran dengan dosis terendahpun masih sanggup memperbaiki pertumbuhan dan produksi jagung. Perbaikan pertumbuhan dan produksi tersebut meningkat sejalan dengan meningkatnya dosis kapur yang diberikan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh sisi penghapusan dan kedalaman kapur terhadap produksi jagung H6 pada latosol darmagaid
dc.titlePengaruh sisa penghapusan dan kedalaman kapur terhadap produksi jagung H6 pada latosol darmagaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record