| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas tiga macam sitokinin dan membandingkan pengaruh sitokinin baru thidiazuron terhadap pertumbuhan dan perkembangan jumlah tunas, jumlah akar, dan panjang akar yang dihasilkan pada kultur pisang mas dalam medium padat Murashige dan Skoog.
Penelitian ini terdiri dari dua percobaan terpisah.
Percobaan pertama menggunakan ZPT kinetin 5 mg/l, 2іг 5
mg/1, dan BAP 5 mg/1 yang dikombinasikan dengan 0.1 mg/1
dan 1.0 mg/1 IBA. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktor tunggal dengan 10 ulangan.
Pada percobaan yang kedua dipelajari pengaruh dua faktor
yaitu IBA dan thidiazuron. Rancangan yang digunakan
adalah rancangan acak lengkap yang disusun secara faktorial, dengan setiap perlakuan diulang 10 kali. Pemberian
IBA dengan dua taraf yaitu 0.1 mg/l dan 1.0 mg/l, sedangkan konsentrasi thidiazuron dengan tiga taraf yaitu 0.05,
0.1, dan 0.5 mg/l.
Pada kedua percobaan pertumbuhan kultur mulai terlihat pada minggu pertama setelah tanam. Penggunaan BAP 5 mg/1 dengan IBA 1.0 mg/l pada percobaan I, mempunyai persentase multiplikasi yang tertinggi, baik pada inisiasi awal, subkultur 1 maupun subkultur 2, sedangkan perlakuan 5 mg/1 2iP memberikan hasil yang terendah. | id |