Peranan dan kerja sama LSM dengan pemerintah daerah dalam pembangunan pedesaan : Studi kasus pusat pendidikan dan latihan pertanian terpadu karya nyata kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor
Abstract
Pembangunan merupakan proses merubah suatu kondisi masyarakat yang tidak sesuai dengan tuntutan keadaan. Hakekat pembangunan adalah dengan menciptakan landasan keswadayaan, yaitu: meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap situasi diri dan lingkungannya untuk dapat melakukan respons terhadap persoalan yang mereka hadapi serta berbagai kebijaksanaan dan program pemerintah yang mengenainya.
Pusdiklat Karya Nyata (PKN) sebagai suatu lembaga masyarakat (LSM) berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa di bidang pertanian dan mendorong terbentuknya kelompok swadaya di masyarakat. Kegiatannya dilaksanakan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan bidang pertanian terpadu (pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan) yang diselenggarakan bagi masyarakat Desa Cinagara dan kader pembangunan desa (KPD) se-Kabupaten Bogor. Yang menjadi kelompok sasaran dari kegiatan LSM ini adalah kelompok tani, pemuda kader pembangunan desa, pemuda tani, dan pemuda putus sekolah. Pendekatan LSM terhadap masyarakat melalui dua tahap. Pertama adalah dengan mengobservasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kedua adalah berusaha memenuhi kebutuhan tersebut dengan mengadakan pelatihan untuk meningkatkan wawasan masyarakat di bidang pertanian. Dengan demikian masyarakat mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya untuk menunjang pengelolaan usahataninya. Pendekatan LSM terhadap pemerintah adalah dengan membuktikan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan di PKN dan keberhasilan ini diketahui pihak pemerintah daerah serta telah diakui oleh banyak pihak. Selain itu pemerintah daerah melihat keberhasilan LSM ini ditunjang oleh konsep yang dibuat ternyata sangat membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di pedesaan.
