| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis penilalan responden dari beberapa topik di dalam kuesioner responden mahasiswa KKN UNILA Tahun 1983/1984, dan (2) menganalisis keterandalan beberapa topik yang diukur oleh kuesi- oner tersebut.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner responden mahasiswa KKN UNILA Tahun 1983/1984. Dari 200 orang mahasiswa peserta KKN ini diambil 99 orang secara acak oleh Tim Pelaksana KKN UNILA Tahun 1983/1984.
Topik-topik yang dianalisis terdiri dari empat topik, yaitu Minat dan Kesungguhan Mahasiswa (1), Sikap Masyarakat Desa Terhadap KKN (2), Perubahan Sikap Mahasiswa (3), dan Peningkatan Ketrampilan Mahasiswa (4).
Dua metode analisis keterandalan yang digunakan untuk menganalisis topik-topik tersebut, yaitu Metode Belah Dua (Spearman Brown dan Guttman), dan Metode Cronbach (Cronbach Alpha). Metode Belah Dua mendasarkan pada kehomogenan antarbutir pertanyaannya, sedangkan Metode Cronbach mendasarkan pada kekonsistenan internal topik yang diukur.
Hasil penilaian responden ternyata kebanyakan menilai topik-topik yang diukur di atas pada kategori tinggi, yang berarti bahwa responden memberikan penilaian terhadap topik-topiknya positip.
Hasil perhitungan kehomogenan antarbutir untuk seтив topik tersebut tinggi, sedangkan kekonsistenan internalnya cukup tinggi, dan nilai keterandalan yang diperoleh dengan ketiga formula yang digunakan (Spearman Brown, Guttman dan Cronbach Alpha) melebihi nilai 0.70 (Kriterium Brown dan Thomson, 1920). Dengan demikian topik-topik di atas dapat diandalkan dan dapat digunakan di dalam kuesioner responden mahasiswa KKN.
Disarankan kepada Tim Penyusun KKN Nasional, supaya memperbaiki pertanyaan-pertanyaan pada topik pertama, Minat dan Kesungguhan Mahasiswa, agar tidak terjadi kontradiksi antara butir pertanyaan pertama dengan kedua, dan dengan pertanyaan lainnya. Demikian pula ada yang perlu diperbaiki pada beberapa butir pertanyaan dari topik kedua dan keempat. Dengan demikian kuesioner responden mahasiswa KKN ini dapat berlaku secara umum untuk semua perguruan tinggi. | id |