Show simple item record

dc.contributor.advisorHartoyo, Sri
dc.contributor.authorSipayung, Nancy Luxia
dc.date.accessioned2024-03-06T03:02:29Z
dc.date.available2024-03-06T03:02:29Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141046
dc.description.abstractSecara garis besar tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menganalisis kela- yakan finansial dan ekonomi proyek peremajaan tanaman kelapa sawit di Kebun Marihat, mengetahui saat optimum untuk melaksanakan peremajaan tanaman kelapa sawit, mengetahui saat pengembalian investasi dan kelayakan proyek peremajaan tersebut dari aspek lingkungan dan kesempatan kerja yang ditunjukkan oleh jumlah hari kerja yang diserap proyek dan nilai efisiensi tenaga kerja (NETK). Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan dengan berbagai kriteria investasi, yaitu NPV, IRR, Net B/C Ratio, sedangkan kriteria yang digunakan dalam menentukan saat optimum peremajaan adalah jika penerimaan bersih rata-rata yang diperoleh maksimum. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, data primer diperoleh dari wawancara informal dengan staf perkebunan serta pengamatan langsung di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari data statistik produksi perkebunan, rencana anggaran belanja dan data umum kebun. Dari hasil analisis kelayakan finansial dan ekonomi yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa proyek peremajaan tanaman kelapa sawit layak dilaksanakan. Pada tingkat suku bunga 16 persen, NPV, Net B/C Ratio dan IRR finansial yang diperoleh masing-masing Rp 4 709 457.93, 2.01 dan 24.67 persen. Nilai ekonomi dari nilai tersebut adalah Rp 3 565 431.37, 1.85 dan 23.50 persen. Dengan demikian, nilai dalam analisis finansial nampak lebih tinggi dari nilai hasil analisis ekonomi. Untuk melengkapi analisis ekonomi dilakukan analisis terhadap aspek lingkungan dan kesempatan kerja, ditunjukkan oleh peningkatan jumlah hari kerja atau peningkatan jumlah kesempatan kerja per hektar per tahun sebesar 20.83 persen. Ini diikuti juga oleh peningkatan Nilai Efisiensi Tenaga Kerja sebesar 18.33 persen dibanding dengan keadaan tanpa peremajaan. Dalam menghadapi situasi ketidaktentuan mengenai harga jual dan biaya produksi atau faktor yang lain, diperlukan suatu analisis kepekaan untuk dapat melihat pengaruh-pengaruh yang akan terjadi akibat adanya perubahan-perubahan faktor tersebut. Dengan kemungkinan adanya kenaikan biaya produksi yang diasumsikan maksimal 10 persen dan penurunan harga jual yang juga diasumsikan 10 persen,..dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis finansial dan ekonomi peremajaan tanaman perkebunan kelapa sawit : Studi kasus PT. Perkebunan VII Bah Jambi, Kebun Marihat, Pematang Siantar, Sumatra Utaraid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record