Show simple item record

dc.contributor.advisorAunuddin
dc.contributor.advisorMusa, Syarkani
dc.contributor.authorUtama, Laode Budi
dc.date.accessioned2024-03-06T00:32:11Z
dc.date.available2024-03-06T00:32:11Z
dc.date.issued1987
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140996
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan menggali informasi penggerombolan 21 kecamatan di Kabupaten Tangerang berdasarkan sebelas indikator kesejahteraan rakyat dengan menggunakan analisa Penomoran (Koding) yang disarankan Goldstein (1982). Pemeriksaan pencilan mendapatkan bahwa Kecamatan Tangerang, Kecamatan Curug dan Kecamatan Pondok Aren harus dipisahkan karena Kecamatan Tangerang memiliki potensi fasilis yang bisa menggambarkan tingkat kesejahteraan tertinggi, Kecamatan Curug memiliki persentase penderita kusta sangat tinggi, sedangkan Kecamatan Pondok Aren memiliki jumlah murid dan guru yang sangat rendah dibandingkan dengan jumlah sekolah yang tersedia. Analisa Penomoran mendapatkan bahwa 18 kecamatan sisa dapat dibagi dua. Kecamatan Ciputat, Jati Uwung, Ciledug, Batu Ceper, Cipondoh, Teluk Naga, Serpong dan Pasar Kemis mempunyai fasilitas yang bisa menggambarkan tingkat kesejahteraan relatif tinggi sedangkan Kecamatan Balaraja, Cikupa, Cikosa, Kresek, Rajeg, Tiga Raksa, Legok, Mauk, Sepatan dan Kronjo mempunyai potensi fasilitas yang bisa menggambarkan tingkat kesejahteraan relatif rendah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPenggunaan analisa penomoran (Koding) pada penggerombolan kecamatanid
dc.subject.ddckecamatan di Kabupaten Tangerang berdasarkan sebelas indikator kesejahteraanid
dc.titlePenggunaan analisa penomoran (Koding) pada penggerombolan kecamatan-kecamatan di Kabupaten Tangerang berdasarkan sebelas indikator lkesejahteraanid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record