Show simple item record

dc.contributor.advisorSiregar, Vincentius P.
dc.contributor.advisorGaol, Jonson Lumban
dc.contributor.advisorGaswara, Dadang
dc.contributor.authorPranoto, Doly
dc.date.accessioned2024-03-05T07:53:51Z
dc.date.available2024-03-05T07:53:51Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140984
dc.description.abstractUpwelling pada dasarnya adalah naiknya massa air yang dingin dan berat, dan kaya zat hara dari lapisan bawah ke lapisan atas atau mungkin sampai ke permukaan. Fenomena upwelling dapat diamati berdasarkan penyebaran SPL (suhu permukaan laut), dan terjadinya perubahan SPL tersebut dapat dimonitor secara kontinyu oleh satelit. Dari analisa data SPL hasil liputan satelit NOAA-11/AVHRR-2 dan dengan didukung data lapangan diharapkan melalui penelitian ini dapat diketahui ada tidaknya upwelling di Laut Flores. Data citra satelit NOAA-11/AVHRR-2 yang digunakan yaitu hasil rekaman tanggal 31 Mei, 24 Juni, 27 Juli, 3 Agustus, 12 Agustus, 28 Agustus dan 31 September tahun 1992, serta tanggal 18 Pebruari dan 23 Maret tahun 1993. Sedangkan data insitu merupakan hasil cruise KM. RV. Samudera tanggal 1922 Desember 1975, 17-20 Maret 1976, 14-26 Juli 1976 dan 5-10 November 1984. Pada Musim Barat tahun 1975 nilai rata-rata suhu, salinitas dan fosfat di permukaan laut adalah 28,65°C, 33,83% dan 0,19 µgA/I, sedangkan pada Musim Peralihan I tahun 1976 nilai rata-rata ketiga data oseanografi tersebut adalah 28,00°C, 32,57%, dan 0,04 µgA/I. Kedua musim ini tidak menunjukkan adanya upwelling di Laut Flores, hal ini juga didukung oleh sebaran melintang dari suhu, salinitas dan fosfat. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePemanfaatan data suhu permukaan laut dari satelit NOAA-11/AVRR-2 untuk menduga Upwelling di Laut Floresid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record