| dc.description.abstract | Indonesia sebagai negara agraris dapat melakukan strategi pembangunan melalui pembangunan di sektor agribisnis. Agribisnis tidak hanya mencakup pertanian dalam arti budidaya, tetapi merupakan suatu sistem yang mencakup pembangunan ekonomi pertanian dari hulu sampai hilir dan faktor-faktor yang menunjang (Saragih, 2000). Salah satu sektor agribisnis yang mempunyai peluang untuk dikembangkan menjadi sektor unggulan adalah sayuran. Menurut Dinas Pertanian Jawa Barat salah satu dari 10 komoditas unggulan sayuran dan buahan untuk dikembangkan adalah kubis. Dalam perkembangannya luas areal kubis dari tahun 1996 hingga 2000 relatif menurun. Walaupun terjadi peningkatan luas areal tidak sebesar luas areal pada tahun 1996. Kubis menempati urutan kelima untuk luas areal, tetapi dalam produksi kubis menempati urutan pertama dibandingkan dengan komoditi sayuran utama lainnya (Dirjen Pengembangan Tanaman Sayuran dan Hortikultura, Deptan 2002). Pada tahun 2000 terjadi penurunan produksi kubis sebesar 50,15% dan penurunan produktivitas lahan sebesar 11,29% di Kecamatan Pangalengan yang merupakan sentra produksi kubis di Kabupaten Bandung.
Tujuan kegiatan penelitian ini adalah: (1) menganalisis tingkat pendapatan yang diperoleh petani kubis di daerah penelitian. (2) menganalisis tingkat penggunaan faktor-faktor produksi dan kegiatan usahatani kubis di daerah penelitian. (3) menganalisis optimalitas dari penggunaan faktor-faktor produksi. (4) menganalisis elastisitas produksi penggunaan masing-masing input usahatani kubis di daerah penelitian
Penelitian di lakukan di Desa Pulosari, Kecamatan Pengalengan, Kabupaten Bandung, Propinsi Jawa Barat. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja karena daerah ini merupakan daerah sentra penghasil kubis terbesar di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Untuk menganalisis tingkat pendapatan usahatani dilakukan dengan menghitung pendapatan atas biaya tunai dan pendapatan atas biaya total serta menghitung imbangan penerimaan dan biaya (R/C rasio). Untuk menganalisis pengaruh faktor- faktor produksi terhadap produksi kubis dilakukan analisis model fungsi produksi Cobb-Douglas, analisis komponen utama dan analisis efisiensi ekonomi... | id |