Show simple item record

dc.contributor.advisorAyodhyoa, H.A.U.
dc.contributor.advisorMonintja, Daniel R.
dc.contributor.authorNugroho, Pulung Adji
dc.date.accessioned2024-02-28T07:05:39Z
dc.date.available2024-02-28T07:05:39Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140383
dc.description.abstractTujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari metode penangkapan madidihang dan mengetahui pengaruh kedalaman uluran tali "pancing pani" (drift hand line) terhadap hasil tangkapan madidihang di sekitar rumpon. Penelitian dilakukan dengan mengikuti operasi penangkapan armada hand line dan tonda PIR Sistem Rumpon PT. Usaha Mina (P) Sorong, di sekitar rumpon di perairan Utara Waigeo, selama bulan Mei dan Juni 1991. Perbedaan kedalaman uluran tali pancing pani yang diamati terdiri atas 5 bagian, yaitu : A (1-24 m), B (25- 48 m), C (49-72 m), D (73-96 m), dan E (97-120 m). Hand line dan tonda merupakan alat tangkap yang umum dan dominan digunakan nelayan Kabare (Sorong) untuk me- nangkap madidihang (yellowfin tuna, Thunnus albacares) di sekitar rumpon. Berdasarkan pengamatan, ada beberapa jenis dan cara pengoperasian pancing di sekitar rumpon, yaitu : "pancing tonda" (troll), "cigi-cigi (drop hand line) dan pancing pani. Konstruksi ketiga jenis pancing ini pada dasarnya sama, yaitu terdiri dari tali (line) dan sebuah mata pancing (hook) berkait tunggal yang ukurannya disesuaikan dengan besar kecilnya ikan sasaran...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPerikananid
dc.subject.ddcPemanfaatan sumberdaya perairanid
dc.titleStudi tentang penangkapan madidihang (Thunnus albacares) di sekitar rumpon di Perairan Waigeo, Sorongid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record