| dc.description.abstract | Tujuan Praktek Lapangan ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan pembinaan terhadap pengusaha tempe/tahu terutama setelah ter- bentuknya organisasi koperasi di kalangan pengusaha tersebut, yaitu bagaimana kerjasama dan koordinasi pelaksanaan pembinaan antara dinas perindustrian dengan PRIMKOPTI serta peranan Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL) dengan melihat permasalahan pengusaha, dinas perindustrian maupun PRIMKOPTI, serta TPL dalam pelaksanaan program kegiatan pembinaan. Kemudian dilihat pula adanya korelasi positif atau hubungan yang nyata antara lama keanggotaan dengan lama berusaha, partisipasi, dan pemilik- an mesin/peralatan produksi.
Kerangka Pemikiran yang digunakan ialah arah program pembinaan in- dustri kecil, dasar keberhasilan kegiatan penyuluhan menurut Salmon Pad- manegara dan Leagans, serta pendekatan pembinaan yang dilaksanakan.
Metodologi praktek lapangan ini adalah metoda studi kasus dengan menggu- nakan analisis tabulasi secara deskriptif dan persentase. Hubungan antara lama keanggotaan dengan lama berusaha, partisipasi, dan pemilikan mesin/peralatan dilihat dengan menggunakan analisa Korelasi Jenjang Spearman.
Dalam usaha pengembangan industri dalam negeri, pemerintah telah memberikan berbagai bantuan khususnya bagi industri kecil, baik dalam bentuk bantuan perangkat lunak maupun perangkat keras. Dalam Pelita IV ini, bantuan lebih ditekankan pada bantuan perangkat lunaknya yang di- wujudkan dalam program pembinaan, diantaranya melalui penyuluhan maupun kegiatan pendidikan dan latihan (diklat). ... | id |