Show simple item record

dc.contributor.advisorW. Hardjanto W.
dc.contributor.authorWijayanti, Retno Wahyuni
dc.date.accessioned2024-02-28T06:29:30Z
dc.date.available2024-02-28T06:29:30Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140359
dc.description.abstractSalah satu komoditi perikanan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai penghasil devisa adalah udang. Sejak dikeluarkannya Keppres No. 39/1980 tentang penghapusan alat penangkap udang, pukat harimau (trawl), menyebabkan turunnya produksi udang di Indonesia. Hal ini mengurangi jumlah bahan baku udang segar yang tersedia bagi perusahaan cold storage, yang selanjutnya akan mengurangi jumlah udang beku yang dapat diekspor. PT Ancol Cold Storage & Industry, Jakarta memperoleh bahan baku udang segar dari laut, maka jumlah pembelian udang segar dan penjualan udang beku menunjukkan kecenderungan yang menurun pada periode tahun 1981-1987. Keragaan perusahaan tidak terlepas dari strategi pemasaran yang dijalankan oleh perusahaan. Strategi pemasaran tersebut merupakan hasil kerjasama antara perusahaan cold storage sebagai penyedia udang beku dan Pioneer Corporation di Hongkong sebagai perantara. Adanya lembaga perantara, maka pemasaran udang beku dapat lebih berjamin. Selain itu perusahaan cold storage dapat lebih memusatkan kegiatannya pada penyediaan udang beku, sehingga kebijaksanaan produk menjadi tanggung jawab perusahaan cold storage...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcStrategi pemasaran udang pada perusahaan cold storage$bstudi kasus PT Ancol Cold Storage dan Industrym, Jakartaid
dc.titleStrategi pemasaran udang pada perusahaan cold storage : studi kasus PT Ancol Cold Storage dan Industrym, Jakartaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record