Show simple item record

dc.contributor.advisorYahya, Sudirman
dc.contributor.advisorSupijatno
dc.contributor.authorHidayat, Dilasari
dc.date.accessioned2024-02-28T06:24:25Z
dc.date.available2024-02-28T06:24:25Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140354
dc.description.abstractKebijaksanaan Pemerintah pada Pelita IV adalah mencapai laju pertumbuhan ekonomi rata-rata 5 persen per tahun Untuk mencapai tujuan tersebut sektor-sektor pertanian, pertambangan, perindustrian, perhubungan dan lain- lain akan sangat berperan. untuk mendorong ekspor barang dan jasa di luar minyak dan gas bumi untuk penambah devisa negara. Selain itu dalam Pola Umum Pelita IV dinyatakan perlu ditingkatkan langkah-langkah Sektor pertanian, khususnya subsektor perkebunan, sangat diharapkan dapat mendorong program Pemerintah tersebut. Hal ini disebabkan karena subsektor ini mempunyai potensi yang cukup tinggi untuk memberi masukan bagi devisa negara. Sumber devisa itu adalah berbagai komoditi ekspor seperti karet, kopi, kelapa, teh dan salah satunya yang kini sedang dikembangkan secara besar-besaran adalah kelapa sawit. Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) diduga berasal dari daerah tropis Afrika Barat (Hartley, 1967). Pada mulanya tanaman ini digunakan untuk diambil minyaknya hanya sebagai keperluan konsumsi. Dengan dikenalnya tanaman ini oleh bangsa Eropa, mulai abad ke-19 minyak kelapa sawit juga dipakai untuk keperluan industri, terutama industri sabun dan minyak pelumas. Pada waktu itu minyak sawit belum mempunyai mutu yang baik, kadar asam lemak bebasnya...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcBudidaya Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineesis Jacq) Di kebun Kertajaya,PTP XI, Banten Selatanid
dc.titleBudidaya Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineesis Jacq) Di kebun Kertajaya,PTP XI, Banten Selatanid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record