| dc.description.abstract | Sektor pertanian terutama di P. Jawa menghadapi suatu dilemma, dimana di satu pihak tanah pertanian semakin terbatas, dilain pihak penduduk bertambah dengan cepat sehingga mengakibatkan sejumlah besar keluarga memiliki dan mengelola luas tanah yang relatif sempit. Selain dari pada itu dengan kurang berkembangnya kesempatan kerja di luar sektor pertanian, maka di pedesaan makin lama akan dirasakan kurangnya kesempatan kerja. Tenaga kerja yang ada terlalu banyak dibandingkan dengan sumber-sumber ekonomi lain yang tersedia.
Tujuan pembangunan pertanian pada prinsipnya meliputi: (1) meningkatkan produksi (2) memperluas kesempatan kerja dan (3) meratakan pembangunan pertanian. Adapun kebijaksanaan pokoknya adalah intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi dan rehabilitasi.
Bertolak dari masalah di atas, maka praktek lapang ini bertujuan antara lain: (1) membuat deskrispsi keadaan desa/tempat praktek lapang, khususnya dalam kaitan dengan usahatani dan ketenagakerjaan (2) mempelajari ekonomi usahatani padi sawah sehubungan dengan penggunaan teknologi baru pada produksi padi sawah. (3) Mempelajari pengaruh penggunaan teknologi baru produksi padi sawah terhadap kesempatan kerja (4) mempelajari lingkungan penunjang kegiatan intensifikasi padi sawah (5) mempelajari secara terbatas pengaruh status penguasaan tanah dan luas garapan terhadap ekonomi usahatani padi sawah dan kesempatan kerja... | id |