Show simple item record

dc.contributor.advisorGurnadi
dc.contributor.authorMunandar, Jono M
dc.date.accessioned2024-02-23T02:27:24Z
dc.date.available2024-02-23T02:27:24Z
dc.date.issued1985
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139763
dc.description.abstractSedikitnya ada tiga peran dasar yang harus dipunyai oleh LKMD, yakni merencanakan, mengkoordinasi, dan sebagai wadah partisipasi. Merencanakan, merupakan proses penampungan ide-ide dari 'bawah dipadukan dengan yang dari 'atas' untuk diwujudkan dalam program kerja, dalam rangka membantu pemerintahan desa. Mengkoordinasi, merupakan proses kerjasama kerja lembaga/organisasi (1/o) dalam melaksanakan program pembangunan desa. Sebagai wadah partisipasi, merupakan tugas yang diemban dalam mewujudkan keinginan masyarakat dalam memilih dan menentukan program yang dikehendaki (turut berbicara tentang rencana program pembangunan desa). Masalahnya, sudahkah peran tersebut tercermin oleh LKMD di desa-desa di Indonesia ini ? Kiranya tidak meleset, apabila 1/o yang dipilih di sini adalah LKMD; kare na 1/o ini merupakan wadah yang cukup banyak berperan dalam pembangunan desa dewasa ini (sesuai dengan Kepres RI no 28 th.1980). Dengan harapan akan menjawab inti permasalahan yang sifatnya struktural, baik hubungannya secara horizontal (antar 1/o di tk. desa), maupun secara vertikal (dengan 1/o di tk. 'atas desa' dan tingkat pedukuhan)...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcSistem kerja LKMD sebagai badan perencana, badan koordinasi dan wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa ( Studi kasus di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat )id
dc.titleSistem kerja LKMD sebagai badan perencana, badan koordinasi dan wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa ( Studi kasus di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat )id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record