Show simple item record

dc.contributor.advisorDarusman, Dudung
dc.contributor.advisorBachruni
dc.contributor.authorSuryandari, Kuntum
dc.date.accessioned2024-02-23T02:07:18Z
dc.date.available2024-02-23T02:07:18Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139747
dc.description.abstractInformasi mengenai nilai kuantitatif manfaat intangible suatu lahan hutan masih kurang bila dibandingkan dengan manfaat tangible. Hal ini menyebabkan alokasi investasi dalam pembangunan hutan lebih besar pada pengusahaan hutan yang bersifat eksploitasi hasil tangible, sehingga pengembangan manfaat intangible menjadi terlambat. Untuk itu para ahli ekonomi sumberdaya alam berusaha mengembangkan suatu metode khusus yang dapat digunakan untuk menduga nilai ekonomi kuantitatif dari manfaat intangible hutan. Suatu pendekatan untuk melakukan penilaian terhadap manfaat intangible adalah pendekatan berdasarkan atas kesediaan membayar (Willingness to Pay) dari para konsumen atau pengunjung yang bersangkutan. Metode Willingness to Pay pada kenyataannya sama dengan pendugaan kurva permintaan yang merupakan tempat kedudukan besarnya keinginan membayar dari sekelompok konsumen pada berbagai tingkat atau volume yang dikonsumsi.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcStudi Permintaan manfaat rekreasi di kebun raya Purwodadi Pasuruan Jawa Timurid
dc.titleStudi Permintaan manfaat rekreasi di kebun raya Purwodadi Pasuruan Jawa Timurid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record