Show simple item record

dc.contributor.advisorWiroatmodjo, Joedojono
dc.contributor.advisorTjitrosemito, Soekisman
dc.contributor.authorSandhi, Tejo Wahono
dc.date.accessioned2024-02-22T08:00:21Z
dc.date.available2024-02-22T08:00:21Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139661
dc.description.abstractSetiap herbisida mempunyai daya berantas yang khusus untuk golongan gulma tertentu. Glufosinat merupakan herbisida kontak dan sistemik terbatas yang umum digunakan untuk mengendalikan gulma lunak dengan daya berantas yang cepat. Imazapyr mempunyai aktivitas yang baik untuk memberantas teki, rumput setahun dan tahunan, dan gulma berdaun lebar dengan gejala kematian yang lambat tetapi penekanannya terhadap gulma lama. Dengan kombinasi herbisida Imazapyr dan Glufosinat diharapkan gulma dapat terbunuh dengan cepat dan lambat tumbuh kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas herbisida Imazapyr, Glufosinat dan kombinasinya dalam pengendalian gulma pada tanaman karet belum menghasilkan. Perlakuan disusun secara faktorial, diacak secara kelompok dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis Imazapyr dengan empat taraf, yaitu O (I0), 0.25 (1₁), 0.50 (12) dan 0.75 (13) kg ba/ha. Sedangkan faktor kedua adalah dosis Glufosinat dengan empat taraf, yaitu O (Go), 0.75 (G₁), 1.50 (G2) dan 2.25 (G3) kg ba/ha. Kedua faktor membentuk 16 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan, sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Penyemprotan herbisida dilakukan pada saat yang sama sebagai herbisida pasca tumbuh...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh Imazapyr, Glufosinat Dan Kombinasinya Terhadap Gulma Pada Tanaman Karet Belum Menghasilkan (TBM)id
dc.titlePengaruh Imazapyr, Glufosinat Dan Kombinasinya Terhadap Gulma Pada Tanaman Karet Belum Menghasilkan (TBM)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record