| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan menentukan kombinasi spesifik dari 23 hibrida silang tunggal yang mempunyai potensi hasil tinggi dan sifat agronomis baik, dibandingkan dengan hibrida IPB-4 dan Arjuna sebagai kontrol.
Percobaan dilakukan di Kebun Percobaan IPB Darmaga IV Bogor mulai bulan Januari 1987 sampai bulan Mei 1987. Jenis tanah Latosol Merah Coklat dengan ketinggian 250 m dari permukaan laut dengan curah hujan selama percobaan 1271 mm. Digunakan Rancangan Acak Kelompok dengan pengujian BNJ (Beda Nyata Jujur) pada taraf kepercayaan 95%. Perlakuan yang dicobakan adalah 25 nomor jagung yaitu 23 nomor hibrida percobaan yang telah disimpan selama + 4 tahun dan dua nomor sebagai pembanding. Tiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga satuan percobaan seluruhnya berjumlah 75 petak.
Pengamatan dilakukan terhadap pertumbuhan vegetatif, hasil dan komponen hasil. Hibrida-hibrida yang diuji adalah hasil persilangan tahun 1983, dan ternyata menunjukkan daya tumbuh yang bervariasi. Hibrida C10 x A4 ( 84.81%), C6 x A15 (80.00%) dan C8 x A15 (78.89%) memiliki daya tumbuh yang tinggi, sedang hibrida C9 x C3 (12.96%), A4 x C9 (22.59%), A4 x C3 (25.93%) dan C9 x A5 (29.63%) memiliki daya tumbuh yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa hibrida C10 x A4, C6 x A15 dan C8 x A15 memiliki daya simpan yang baik, sedang hibrida C9 x C3, A4 x C9, A4 x C3 dan C9 x A5 memiliki daya simpan yang buruk.
Hibrida C6 x A15, C8 x A15 dan C8 x C6 berumur lebih genjah dibanding kontrol IPB-4, tetapi tidak berbeda nyata... | id |