| dc.description.abstract | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi auksin NAA dengan sitokinin 2 iP dan retardan ancymidol dengan 2 iP terhadap pertumbuhan dan perkembangan jaringan tanaman Asparagus densiflorus Myers., terutama jaringan akar.
Penelitian dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman, Jurusan Budi Daya Pertanian, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Penelitian berlangsung dari bulan Maret sampai Juli 1992.
Penelitian terdiri atas dua percobaan terpisah. Percobaan I terdiri atas dua faktor perlakuan, yaitu NAA dan 2 iP. Perlakuan NAA terdiri atas tiga taraf konsentrasi: 0.05 mg/1, 0.10 mg/1, 0.50 mg/1, dan perlakuan 2 iP terdiri atas dua taraf konsentrasi: 0.10 mg/1 dan 0.50 mg/1. Percobaan II terdiri atas faktor perlakuan ancymidol dan 2 iP. tiga Konsentrasi ancymidol yang digunakan terdiri atas taraf: 0.10 mg/1, 0.50 mg/1, 1.00 mg/l, dan taraf konsentrasi 2 iP adalah 0.10 mg/1 dan 0.50 mg/1. Media dasar yang digunakan pada kedua percobaan tersebut adalah media Murashige dan Skoog (MS). Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap yang disusun secara faktorial dengan 10 ulangan…dst | id |