| dc.description.abstract | Tujuan percobaan adalah untuk melihat pengaruh macam medium pot yang digunakan dalam hubungannya dengan pemupukan terhadap pertumbuhan anggrek Dendrobium hibrid fase bibit.
Percobaan dilakukan sejak bulan September 1984 hing- ga bulan April 1985, di Rumah Kaca Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terpisah dengan perlakuan pupuk sebagai petak utama dan perlakuan macam medium pot sebagai anak petak. Perlakuan macam medium pot terdiri dari: M₁ (Pakis); M2 (Arang); M3 (Pakis+Kotoran kuda 3:1); M4 (Arang+Kotoran kuda 3:1); M5 (Pakis+Kalliandra 3:1); Mg(Arang+Kalliandra 3:1), sedangkan perlakuan pupuk terdiri dari: Po (Tanpa pupuk/kontrol); P₁ (Pupuk daun Hyponex 20-20-20 dengan do sis 1 g/l air); dan P2 (Pupuk daun Gandasil-D 14-12-14 dengan dosis 1 g/l air).
Hasil percobaan menunjukkan bahwa macam medium pot tidak mempengaruhi jumlah anakan yang dihasilkan bibit tanaman anggrek Dendrobium hibrid, akan tetapi sangat nyata berpengaruh pada pertambahan bobot segar tanaman, jumlah daun total serta komponen pertumbuhan vegetatif anakan. Penambahan bahan organik pada media arang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman dan antara penggunaan kotoran kuda dengan daun Kalliandra tidak menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata. Pada media pakis dengan tambahan bahan organik, tanaman mengalami pertumbuhan vegetatif sa- ngat cepat dan tanaman menampakkan gejala kelebihan unsur N.
Perlakuan pupuk tidak berpengaruh nyata, baik pada pertambahan bobot segar tanaman, jumlah daun total, jum- lah anakan, maupun komponen pertumbuhan vegetatif anakan, namun bila ditinjau secara visual tampak bahwa tanaman yang diberi pupuk memiliki daun yang lebih hijau dan segar.
Interaksi antara macam medium pot dan pemupukan hanya berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang anakan. | id |