Show simple item record

dc.contributor.advisorRoesli, Rennie
dc.contributor.advisorSutakaria, Jusup
dc.contributor.authorWardani, Retno
dc.date.accessioned2024-02-15T02:03:41Z
dc.date.available2024-02-15T02:03:41Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138570
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan benih dengan beberapa tingkat dosis Benlate terhadap viabilitas benih cabai (Capsicum annuum L.) pada berbagai tingkat kadar air benih. Penelitian dilakukan mulai dari bulan Juli sampai dengan Desember 1991, di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Leuwikopo, Laboratorium Jurusan Hama dan Penyakit Tanaman IPB serta Laboratorium Kimia dan Proteksi Balittan Sukamandi. Percobaan terdiri dari 2 faktor yaitu tingkat dosis Benlate dan tingkat kadar air benih pada saat perlakuan benih. Tingkat dosis Benlate terdiri dari 4 taraf yaitu Do = 0.0%, D₁ = 0.25%, D2 = 0.5% dan D3 = 1.0% Benlate berdasarkan bobot benih. Tingkat kadar air benih terdiri dari 3 taraf yaitu K₁ (7-8%), K2 (10-11%), dan K3 (13-14%). Viabilitas benih diukur dengan tolok ukur daya berkecam- bah, bobot kering kecambah normal, kecepatan dan keserempakan tumbuh. Efektivitas Benlate terhadap cendawan tular benih diamati dengan melembabkan benih dalam cawan petri, sedangkan cendawan tular-tanah dengan menanam benih ..dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh perlakuan benih dengan benlate pada beberapa tingkat kadar air benih terhadap viabilitas benih cabai (Capsicum annuum L.)id
dc.titlePengaruh perlakuan benih dengan benlate pada beberapa tingkat kadar air benih terhadap viabilitas benih cabai (Capsicum annuum L.)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record