| dc.description.abstract | Tanaman sengon merupakan jenis legum pohon yang mempunyai nilai ekonomi sebagai bahan baku pulp, kertas, peti kemas, wolpleks, korek api dan tusuk gigi. Permintaan kayu sengon yang terus meningkat menuntut penyediaan kayu sengon dalam jumlah besar dan berkualitas baik. Upaya peningkatan kualitas kayu dilakukan melalui pemuliaan tanaman. Perbanyakan tanaman sengon secara in vitro diperlukan untuk mem- bantu pengembangan tanaman hasil pemuliaan secara cepat dan menperoleh jenis-jenis tanaman yang seragam pertumbuhannya.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon bagian tanaman sengon yang berbeda sebagai sumber eksplan terhadap berbagai taraf konsentrasi BAP dan NAA dalam peranyakan secara in vitro.
Penelitian dilakukan pada bulan Mei 1991 sampai Desember 1991 di Laboratorium Kultur Jaringan, Jurusan Budidaya Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Penelitian terdiri dari 2 percobaan terpisah yaitu dengan menggunakan eksplan pucuk dan eksplan hipokotil. Rancangan yang digunakan pada masing-masing percobaan adalah rancangan acak lengkap yang disusun secara faktorial dengan 10 ulangan. ..dst | id |