Pengujian viabilitas benih jagung (Zea mays L.), kacang tanah (Arachis hypogeae L.) dan kedelai (Glycine max L.) pada beberapa taraf kadar air tersedia dan jenis media tanam
Abstract
Penelitian ini dilakukan secara bertahap mulai dari pengujian benih kacang tanah, jagung dan terakhir kedelai. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi sebagai rancangan percobaan, dengan kadar air tersedia sebagai petak utama dan media tanam sebagai anak petak. Petak utama terdiri dari 4 taraf yaitu 100%, 75%, 50% dan 25% air tersedia, sedangkan anak petak terdiri dari 4 taraf pula yaitu pasir, zeolit, arang sekam dan abu batu bara. Masing-masing tahap penelitian memiliki jumlah satuan percobaan sebanyak 48.
Hasil penelitian pada komoditas jagung memperlihatkan bahwa perlakuan kadar air tersedia dan media tanam menunjukkan pengaruh yang sangat nyata terhadap tolok ukur Кст (Кесepatan Tumbuh), DB (Daya Berkecambah) dan BKKN (Berat Kering Kecambah Normal). Interaksi antara kedua perlakuan menunjukkan pengaruh sangat nyata pada tolok ukur Kcr dan DB, serta berpengaruh nyata terhadap tolok ukur BKKN.
Dalam penelitian ini diharapkan diperoleh kondisi optimum pada kombinasi- kombinasi antara perlakuan taraf kadar air tersedia dan faktor media tanam. Kondisi optimum menurut satandar pengujian perkecambahan dari ISTA adalah kondisi dimana taraf kadar air tersedia 100% (Kapasitas Lapang) pada media pasir. Kombinasi perlakuan ini digunakan sebagai pembanding terhadap kombinasi-kombinasi perlakuan lainnya. Pada tolok ukur Kст, DB dan BKKN kondisi optimum pengujian benih jagung diperoleh oleh media pasir dan zeolit pada semua taraf kadar air tersedia, sedangkan media arang sekam hanya pada taraf 100% kadar air tersedia...dst

