Komposisi warna harmonis dalam suatu karya lansekap
View/ Open
Date
1989Author
Zain, Alinda Fitriany Malik
Rachman, Zain
Sulistyantara, Bambang
Metadata
Show full item recordAbstract
Ilmu Arsitektur Pertamanan merupakan satu bidang disi- plin ilmu yang harus memenuhi kaedah secara fungsional berdaya guna dan secara estetis indah. Karya lansekap yang secara estetis indah dapat diwujudkan dengan adanya suatu perencanaan dan perancangan yang terkomposisi secara harmonis.
Dalam suatu perancangan harus diperhatikan prinsip-prinsip perancangan, pengaturan elemen-elemen perancangan dan memahami aspek dan faktor disain yang ada. Elemen-elemen perancangan yang harus diperhatikan adalah bagaimana kesera- sian pengaturan warna, ukuran, bentuk, tekstur, garis serta elemen-elemen perancangan lainnya.
Warna sebagai salah satu elemen disain mempunyai peranan yang sangat penting dalam mewujudkan suatu karya lansekap yang memuaskan. Pemilihan topik ini disebabkan oleh suatu fenomena yang menunjukkan bahwa pada umumnya warna merupakan daya tarik utama pada saat kita melewati suatu karya seni (3). Dengan demikian diharapkan penampilan suatu karya lansekap yang membosankan atau tidak teratur dapat dihindarkan dengan dikompilasikannya teori-teori komposisi warna-warna harmonis. Kemudian diadakan pengujian pada sekelompok populasi untuk melihat sampai sejauh mana pengetahuan terhadap komposisi warna yang harmonis.
Warna pada hakekatnya adalah cahaya, dimana cahaya tersebut dapat terbias menghasilkan deretan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru indigo, dan ungu. Sehingga sesungguhnya warna yang kita lihat sehari-hari merupakan hasil gelombang cahaya yang dipantulkan, dan penyerapan gelombang cahaya lainnya. Penampilan suatu warna sangat ditentukan. oleh tiga hal, yakni kondisi cahaya, pigmen pemantul dan keadaan alat mata dan emosi penglihat…dst
