IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis kelayakan finansial dan nilai tambah industri kecil nata de coco : Studi kasus perusahaan nata de coco sadulur, desa Bateng, kecamatan Ciampea, kabupaten Bogor, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (30.42Mb)
      Date
      2001
      Author
      Saragih, Nely marlina
      Fariyanti, Anna
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sektor industri merupakan sektor utama dalam perekonomian Indonesia. Sektor ni adalah penyumbang terbesar dalam pembentukan PDB Indonesia tahun 1999. Subsektor industri makanan, minuman, dan tembakau menyumbang sebesar 14,08 persen dalam pembentukan PDB sektor-sektor industri pengolahan (BPS, 1999). Salah satu industri pengolahan yang cukup berkembang adalah industri pengolahan nata de coco yang memanfaatkan air kelapa sebagai bahan buangan menjadi produk yang bernilai ekonomis. Di daerah Bogor industri formal pengolahan mata de coco pada tahun 1998 tercatat sebanyak 15 unit usaha, sedangkan industri non Formal makanan, minuman, dan tembakau sebanyak 951 unit usaha (Dinperindag, 2000). Produksi nata de coco selama tahun 1994-1997 terus meningkat. Pada tahun 1994 produksi nata de coco sebesar 44 ton, kemudian tahun 1995 meningkat menjadi 48 ton. Total produksi nata de coco mencapai 3.340 ton pada tahun 1996 dan meningkat menjadi 4.101 ton pada tahun 1997 (BPS, 1997). Sejalan dengan berkembangnya produk nata de coco di Indonesia, maka banyak masyarakat mencoba untuk mengembangkannya menjadi produk komersial baik skala industri rumah tangga maupun industri kecil. Ketersediaan bahan baku yaitu air kelapa yang cukup melimpah dan harganya yang relatif sangat murah mendorong berkembangnya industri nata de coco. Namun perkembangan industri ini tidak terlepas dari perubahan biaya seperti biaya operasional dan harga output. Dengan demikian yang menjadi permasalahan apakah industri ini memang layak untuk dilaksanakan dan berapa besar nilai tambah yang diperoleh? Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran umum tentang usaha pengolahan nata de coco, (2) menganalisis tingkat kelayakan dan kepekaan usaha ..dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138436
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7633]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository