Perbanyakan tanaman mawar (Rosa hybrida L.) verietas MR. Lincoln melalui teknik kultur jaringan
| dc.contributor.advisor | Gunawan, Livy Winata | |
| dc.contributor.author | Purnama, Mirawati | |
| dc.date.accessioned | 2024-02-13T03:04:18Z | |
| dc.date.available | 2024-02-13T03:04:18Z | |
| dc.date.issued | 1989 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138387 | |
| dc.description.abstract | (a Hak cip cipta milik IPB Universit Pada percobaan dua, peningkatan konsentrasi BAP me- nurunkan jumlan tunas yang terbentuk. Demikian juga pem- berian IAA dalam media menurunkan jumlah tunas, jumlah daun dan tinggi tanaman pada minggu XXII. Pemberian BAP 2.0 mg/1 tanpa IAA merupakan perlakuan terbaik da- lam merangsang pembentukan pucuk majemuk. Jumlah tu- nas yang dihasilkan rata-rata 6.9. Pada subkultur, jum- lah tunas yang dihasilkan lebih banyak daripada penanam- an pertama kali dengan mencapai rata-rata 11.67. Pengakaran pucuk in vitro dipengaruhi oleh media asal. Semakin rendah konsentrasi sitokinin pada media penggandaan tunas akan semakin mudah membentuk akar. Pemberian IBA 0.05 mg/l dan NAA 0.1 mg/l dari pucuk asal media BAP 2.0 mg/1 merangsang pembentukan akar terbanyak. Jumlah akar yang dihasilkan rata-rata 6.4. Peningkatan konsentrasi NAA menjadi 0.5 mg/1 menurunkan jumlah akar. Panjang akar untuk semua perlakuan hampir seragam, ber- kisar di bawah 0.5 cm...... | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.subject.ddc | Perbanyakan tanaman mawar (Rosa hybrida L.) verietas MR. Lincoln melalui teknik kultur jaringan | id |
| dc.title | Perbanyakan tanaman mawar (Rosa hybrida L.) verietas MR. Lincoln melalui teknik kultur jaringan | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |

