| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah membandingkan keragaan usaha- tani di lahan sawah yang menyangkut pola tanam, intensitas tanam, tingkat diversifikasi, kelayakan ekonomis usahatani, penyerapan tenaga kerja dan distribusi pendapatan pada keadaan sebelum im- plementasi diversifikasi dan setelah implementasi diversifikasi. Karena sampai pada saat diadakannya penelitian ini, program diversifikasi belum pernah diterapkan (diprogramkan) di lahan irigasi maka untuk melihat keadaan tersebut didekati dengan mempelajari keragaan usahatani pada Daerah Cukup Air dan Daerah Tidak Cukup Air.
Secara agronomis, kebutuhan air antara tanaman padi dan palawija/sayuran adalah 4 berbanding 1, artinya jika pada suatu luasan yang sama tanaman padi akan membutuhkan air empat kali lipat daripada palawija/sayuran. Dari konsep Kebutuhan Air Relatif inilah kemudian dilihat keragaan lahan sawah jika air irigasi direalokasi dimana untuk tanaman palawija/sayuran juga ditargetkan airnya, tidak seperti yang terjadi selama ini dimana untuk tanaman palawija/sayuran tidak pernah ditargetkan
Untuk mencapai tujuan tersebut maka dipilih Daerah Pengairan Way Seputih (Kabupaten Lampung Tengah) sebagai daerah penelitian Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa (1) Seluruh jaringan irigasi yang ada di DI Way Seputih adalah jaringan irigası teknis, (2) debit airnya sangat berfluktuasi antara MH dan MK, serta (3) petani secara tradisional telah terbiasa menanam berbagai macam tanaman palawija/sayuran di lahan sawahnya dimana saat air irigasi tidak mencukupi untuk penanaman padi. Dari kondisi seperti ini diperkirakan akan sangat mendukung implementasi diversifikasi di lahan sawah... | id |