| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian terak baja sebagai sumber silikat bagi pertumbuhan dan produksi padi sawah varietas IR-64 pada Entisol Sukamandi melalui percobaan pot di rumah kaca.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Tiga macam terak baja yang diteliti yaitu: Blast Furnace Slag (B), Converter Furnace Slag (C), dan Electric Furnace Slag (E) dengan masing-masing 5 taraf, setara 0, 2,5, 5,0, 7,5, dan 10,0 ton/ha. Masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan sehingga terdapat 36 pot perlakuan dan 3 pot kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan terak baja sebagai sumber
silikat sesuai dengan perlakuan yang dicobakan berpengaruh nyata meningkatkan pH
tanah, kandungan silikat tersedia, serap-an silikat tanaman, dan jumlah anakan pada
umur 2 bulan. Namun demikian, perlakuan tersebut tidak berpengaruh nyata terha-
dap tinggi tanaman dan produksi tanaman (bobot gabah total, jumlah gabah per pot,
dan persentase gabah isi).
Perlakuan terak baja E sebanyak 10,0 ton/ha dapat memberikan peningkatan pH tanah yang terbesar. Besarnya pH tanah pada perlakuan terak baja E sebanyak 10,0 ton/ha adalah 7,09, sedangkan pada perlakuan kontrol adalah 5,90.
Kandungan silikat tersedia terbesar dicapai pada perlakuan terak baja B sebanyak 10,0 ton/ha. Besarnya kandungan silikat tersedia pada perlakuan terak baja B sebanyak 10,0 ton/ha adalah 1455,8 ppm, sedangkan pada perlakuan kontrol adalah 687,7 ppm...dst | id |